Berhubung dengan Hari Gerakan Sejuta Pohon
yang jatuh setiap tanggal 10 Januari, mungkin boneka horta bisa jadi plan list kita nih untuk berpartisipasi dalam kegiatan menyelamatkan bumi. Banyak
dari kita pasti memiliki banyak pertanyaan seputar boneka horta kan? Atau belum
banyak mengetahui, apa sih boneka horta itu? Kenapa namanya horta? Nah, supaya kalian tidak bingung lagi
mending kita cari tahu jawabannya.
Antusias
masyarakat dalam mengapresiasikan boneka horta ini sangat menakjubkan, bisa
dilihat dari pemproduksian boneka horta yang dirancang sedikitnya ada sembilan
model dan setiap dua bulan sekali akan ada model baru untuk menarik pembeli di
semua kalangan. Wah
hebat banget ya salah satu inovasi anak bangsa Indonesia ini sudah mampu
memberikan karya yang menginspirasi banyak kalangan. Boneka Horta ini juga merupakan
sebuah inovasi yang diikutsertakan dalam Program Kreatif Mahasiswa yang
diselenggarakan oleh Direktorat Perguruan Tinggi Diknas pada 2004 dan meraih
juara pertama. Hasil karya ini juga terdaftar dalam rekor MURI.
Awalnya, boneka yang digagas Asep, Gigin, dan Nisa itu sebatas sarana
pengenalan pertanian bagi anak-anak. Supaya tampak menarik, media tanaman
dikemas menyerupai bentuk manusia, hewan, dsb dilengkapi benih beserta
bahan-bahan yang diperlukan untuk pertumbuhan (media hidroponik). Hal ini
menjadikan boneka horta sebagai produk yang mendidik sekaligus tampak lucu dan
menarik. Boneka ini seakan-akan dapat menghipnotis masyarakat agar bisa
mendapatkannya, merawat, dan menumbuhkan benih tersebut sampai besar.
Permainan
dengan boneka ini dimulai ketika kepala boneka direndam di air kemudian kita
dapat mengamati pertumbuhan rumput dibagian kepala boneka setiap hari. Pada
saat rumput sudah tumbuh terlalu tinggi kita dapat berkreasi dengan memangkas
rumput sesuai bentuk dan gaya yang diinginkan. Rumput akan tumbuh kembali lho setelah dipangkas.
Ternyata cukup mudah ya, tetapi tetap harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab ya readers.
Ternyata cukup mudah ya, tetapi tetap harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab ya readers.


