Rabu, 12 Desember 2012

UNTUK IBUNDA KU TERSAYANG


Sutra kasihmu kini telah terajut dalam belaian manjamu
Harmoni cinta ku telah ku sulap menjadi rangkaian sajak puitis
Bagiku engkau begitu berharga bak tiara intan permata
Sampai linangan laraku selalu kau hapus dengan jemari tanganmu
Inikah engkau, wahai bidadari jiwaku ??

Ketahuilah wahai ibunda..
Ragaku yang rapuh ini butuh tiang yang kokoh untuk bersandar
 Dengan angin, mungkin saja dia menerpaku hingga ke segitiga bermuda
 Helaan nafasku ini hanya akan ku sisakan untuk melihat engkau bahagia
     Menyomgsong senja bersamamu, berdua.. bersuka cita dalam alunan melodi
    Aku, bunda, dan kasih.. kinni telah menyulam benang takdir menjadi cinta

Wahai ibunda.. bidadari jiwaku tersayang..
Aku menengadahkan tangan dalam sujudku kepada sang Khalik
Agar waktu tak cepat terbenam dalam kasih sayang ini..
    Temani aku bunda, lewat sajak harap yang engkau panjatkan demi  putrimu..
   Ibunda.. kasihmu seluas samudera, hanya dapat ku hargai setulus cinta


Aku harap kita dapat bersama-sama selamanya
Walau aku takut akan sebuah perpisahan dalam ikatan cinta
Karena kasihmu adalah anugerah terindah yang ku miliki
Sepanjang masa...

created by Sheli Rahmawati

0 komentar:

Posting Komentar